Kabut Dalam Hujan Januari

Saat angin dan kabut Januari Berkejaran di atas atap-atap kota Serasa murid-muridku untukku bernyanyi
‘Hari Ini Nestapa Menyapa’

Adakah dingin dalam bunyi senja Yang bernapas pelan dalam gugur daunan Sampai padamu dalam warna-warna serupa Dan menyurakan angin yang gemetaran

Di sini aku duduk, jendela kabut berjalin dingin Bunga di luar musimnya ungu mengangguk-angguk Kujamah hati kamar ini dan merasa sangat ingin Berkata, di sini kau mestinya merenda duduk

Dan deru di langit yang tak lagi biru Berdenyar-denyar dalam gugusan badai Adakah itu yang kau beri nama rindu Berpijar-pijar namun tak sempat sampai

Adalah jalanan yang masuk dalam malam Bertebaran serta basah daun berjuta Napas kabut antara desah pohonan Menyapaku lengang lewat jendela.

Bubulak, 1964
 
«  March 2015  »
MTWTFSS
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031 
Banner
Banner
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday349
mod_vvisit_counterYesterday534
mod_vvisit_counterThis week883
mod_vvisit_counterLast week3450
mod_vvisit_counterThis month42499
mod_vvisit_counterLast month55751
mod_vvisit_counterAll days98250

Online (20 minutes ago): 11
Your IP: 54.145.180.58
,
Today: Mar 30, 2015