Kabut Dalam Hujan Januari

Saat angin dan kabut Januari Berkejaran di atas atap-atap kota Serasa murid-muridku untukku bernyanyi
‘Hari Ini Nestapa Menyapa’

Adakah dingin dalam bunyi senja Yang bernapas pelan dalam gugur daunan Sampai padamu dalam warna-warna serupa Dan menyurakan angin yang gemetaran

Di sini aku duduk, jendela kabut berjalin dingin Bunga di luar musimnya ungu mengangguk-angguk Kujamah hati kamar ini dan merasa sangat ingin Berkata, di sini kau mestinya merenda duduk

Dan deru di langit yang tak lagi biru Berdenyar-denyar dalam gugusan badai Adakah itu yang kau beri nama rindu Berpijar-pijar namun tak sempat sampai

Adalah jalanan yang masuk dalam malam Bertebaran serta basah daun berjuta Napas kabut antara desah pohonan Menyapaku lengang lewat jendela.

Bubulak, 1964
 
«  October 2014  »
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
Banner
Banner
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1338
mod_vvisit_counterYesterday3586
mod_vvisit_counterThis week1338
mod_vvisit_counterLast week24429
mod_vvisit_counterThis month88998
mod_vvisit_counterLast month51952
mod_vvisit_counterAll days2413388

Online (20 minutes ago): 62
Your IP: 54.211.68.132
,
Today: Oct 26, 2014