Kabut Dalam Hujan Januari

Saat angin dan kabut Januari Berkejaran di atas atap-atap kota Serasa murid-muridku untukku bernyanyi
‘Hari Ini Nestapa Menyapa’

Adakah dingin dalam bunyi senja Yang bernapas pelan dalam gugur daunan Sampai padamu dalam warna-warna serupa Dan menyurakan angin yang gemetaran

Di sini aku duduk, jendela kabut berjalin dingin Bunga di luar musimnya ungu mengangguk-angguk Kujamah hati kamar ini dan merasa sangat ingin Berkata, di sini kau mestinya merenda duduk

Dan deru di langit yang tak lagi biru Berdenyar-denyar dalam gugusan badai Adakah itu yang kau beri nama rindu Berpijar-pijar namun tak sempat sampai

Adalah jalanan yang masuk dalam malam Bertebaran serta basah daun berjuta Napas kabut antara desah pohonan Menyapaku lengang lewat jendela.

Bubulak, 1964
 
«  August 2015  »
MTWTFSS
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31 
Banner
Banner
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday597
mod_vvisit_counterYesterday1180
mod_vvisit_counterThis week6299
mod_vvisit_counterLast week12461
mod_vvisit_counterThis month29404
mod_vvisit_counterLast month19141
mod_vvisit_counterAll days197834

Online (20 minutes ago): 10
Your IP: 107.20.5.156
,
Today: Aug 28, 2015