Sebuah Jaket Berlumur Darah

Sebuah jaket berlumur darah
Kami semua telah menatapmu
Telah berbagi duka yang agung
Dalam kepedihan bertahun-tahun

Sebuah sungai membatasi kita
Di bawah terik matahari Jakarta
Antara kebebasan dan penindasan
Berlapis senjata dan sangkur baja

Akan mundurkah kita sekarang
Seraya mengucapkan ‘Selamat tinggal perjuangan’
Berikrar setia kepada tirani
Dan mengenakan baju kebesaran sang pelayan?

Spanduk kumal itu, ya spanduk itu
Kami semua telah menatapmu
Dan di atas bangunan-bangunan
Menunduk bendera setengah tiang

Pesan itu telah sampai kemana-manaMelalui kendaraan yang melintasAbang-abang beca, kuli-kuli pelabuhanTeriakan-teriakan di atap bis kota, pawai-pawai perkasaProsesi jenazah ke pemakamanMereka berkataSemuanya berkataLANJUTKAN PERJUANGAN!

1966
 
«  May 2015  »
MTWTFSS
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
Banner
Banner
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday382
mod_vvisit_counterYesterday466
mod_vvisit_counterThis week3302
mod_vvisit_counterLast week5536
mod_vvisit_counterThis month14353
mod_vvisit_counterLast month17919
mod_vvisit_counterAll days131641

Online (20 minutes ago): 9
Your IP: 50.16.78.128
,
Today: May 22, 2015